Rabu, 21 November 2018

Jalani Prosesi Adat Sejak Pagi, Paula Verhoeven Kurang Tidur

Jalani Prosesi Adat Sejak Pagi, Paula Verhoeven Kurang Tidur

Paula Verhoeven tidak lama lagi akan berstatus sebagai istri dari Baim Wong. Keduanya akan melaksanakan akad nikah pada Kamis (22/11/2018).

Sehari sebelumnya, Paula Verhoeven dan Baim Wong menjalani prosesi adat di kediamannya masing-masing. Sejak Rabu (21/11/2018) pagi, sejumlah prosesi adat telah dilalui Paula Verhoeven.

Usai prosesi tersebut, Paula Verhoeven menemui wartawan. Dalam kesempatan itu, Paula Verhoeven mengaku menikmati setiap prosesi adat yang ia lakukan meskipun kurang tidur.

"Ya rasanya senang banget gitu walaupun agak sedikit kurang tidur tapi enggak terasa. Karena memang happy dan menikmati setiap detik ya gitu dari pergantian-pergantian proses itu ya," Paula Verhoeven mengakui. Tour Murah 

Upacara adat dimulai dengan pengajian di pagi hari, dilanjutkan dengan beberapa rangkaian upacara adat lain.

"Dari pengajian, lalu siraman, sungkem, dan juga tadi suap-suapan dan yang terakhir ini nanti malam yaitu midodareni," tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Paula Verhoeven juga menjelaskan beberapa makna dari prosesi adat yang telah ia jalani.

"Kayak tadi aku dapat suapan dari papa mama, itu artinya suapan terakhir melepas anaknya bersama pasangan hidupnya untuk bisa hidup mandiri. Sungkeman istilahnya mohon doa restu, terus pengajian dikasih wejangan bahwa kehidupan pernikahan itu begini begitu, kasih nasihat ya," pungkas Paula Verhoeven.

Trio Aktris Senior Ini Menantang Ombak demi Mama-Mama Jagoan

Trio Aktris Senior Ini Menantang Ombak demi Mama-Mama Jagoan

Bila biasanya film-film Indonesia memasang aktor dan aktris muda sebagai bintang utama, maka hal berbeda terjadi di film Mama-Mama Jagoan. Film yang disutradarai oleh Sidi Saleh ini, diperankan oleh trio aktris senior, Widyawati, Ratna Riantiarno, dan Niniek L Karim.

Ketiganya, kini sudah berusia di atas kepala enam.

Meski begitu, semangat para Mama-Mama Jagoan ini ternyata patut diacungi jempol. Bahkan adegan yang diambil di lokasi yang terbilang berisiko pun dijajal oleh perempuan-perempuan paruh baya ini.

Hal in diungkap oleh Willem Bevers, aktor yang ikut membintangi Mama-Mama Jagoan, saat bertandang ke kantor di Gondangdia, Jakarta Pusat, baru-baru ini.
Willem mengatakan bahwa syuting adegan yang ia maksud, dilakukan di pantai dengan tebing karang di Uluwatu, Bali.

"Saya dari atas tebing, menyaksikan mama-mama ini berada di bawah, di tengah hamparan ombak," kata Willem. "Uluwatu kan ombaknya gede," kata Niniek L Karim menimpali.

Willem khawatir melihat aksi ketiga aktris senior ini. "Itu deg-degannya jauh ketimbang naik roller coaster atau bungee jumping. Luar biasa, mereka sungguh sangat menikmati situasi seperti itu, padahal bahaya," kata Willem.

Sementara itu, ketiga aktris senior ini mengakui memang sangat menikmati pengalaman itu. "Sempat kena ombak juga. Tapi akhirnya kita nikmatin aja, ketawa-ketawa saja," kata Ratna Riantiarno.

Bahkan Niniek L Karim yang kondisinya saat itu sedang cedera, malahan ikut semangat menuruni tebing dan menjalani syuting. Tour Murah 

"Saat itu ligamen saya sedang robek dua, karena (kejadian) di tempat lain (sebelum syuting). Kalau lihat di film, saya agak pincang. Jadi bayangin saya dengan ligamen robek itu turun, jalan ke karang-karang," kata Niniek L Karim.

Film Mama-Mama Jagoan berkisah mengenai tiga sahabat dari latar belakang berbeda, yang berteman dari kecil hingga lanjut usia. Ada Myrna (Niniek L Karim) dari Batak, Dayu (Widyawati) yang tomboi dari Bali, dan mojang Bandung, Hasnah (Ratna Riantiarno).

Untuk menemukan anak Myrna yang hilang, Monang (Lolox) ketiganya pun melakukan perjalanan ke Bali. Selama proses pencarian, mereka justru terlibat berbagai kejadian lucu.

Mama-Mama Jagoan mulai ditayangkan pada 22 November mendatang.